Sungai di Dasar Laut

Pernahkah kita berpikir bahwa Allah SWT menciptakan alam dengan begitu indahnya? Ya, walaupun sedikit diantara kita yang masih saja berbuat dzalim terhadap tempat bernaung kita ini. Alam dan seisinya merupakan bukti bahwa Kebesaran Allah tak boleh di ragukan lagi. Sungai di Dasar Laut yang akan menjadi topik kita kali ini adalah salah satu tempat yang lagi-lagi merupakan keindahan alam dan telah di jelaskan dalam Al-Qur’an yang menunjukkan Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

Mr. Jacques Yves Costeau merupakan penyelam yang berhasil memecahkan misteri adanya air tawar segar diantara air asin di bawah laut yang seolah-olah terpisahkan oleh dinding yang membatasi keduanya. Hal tersebut tentu membuatnya bingung dan memutuskan unutk menyelami Laut di Cenote Angelita Meksiko itu lebih dalam lagi, dan Subhanallah….. ia melihat sungai di dasar laut yang di hiasi pepohonan di sekelilingnya. Secara logika bagaimana bisa ada sungai di bawah laut?

Dari hasil penelitian selanjutnya, akhirnya di simpulkan bahwa yang nampak seperti sungai tesebut sebenarnya adalah lapisan sulfida yang terdapat di dasar laut. Dan untuk bisa menyaksikan fenomena alam yang menakjubkan ini, penyelam harus memasuki sebuah gua yang seolah-olah berfungi sebagai pintu masuk ke area Sungai Dasar Laut. Setelah memasuki gua, maka di kedalaman 30 meter akan bisa merasakan air tawar dan bila di lanjutkan ke kedalaman 60 meter, makan akan kembali merasakan asinnya air laut. Memang sebuah fenomena yang sangat menakjubkan.

Pendapat Ahli mengenai fenomena ini

Menristek Suharna Surapranata dalam pembukaan di The 4th GEOSS Asia – Pacific Symposium, Denpasar, Bali, Rabu 10 Maret 2010 memberikan pendapatnya bahwa keberadaan Sungai Bawah Laut di Mexico dapat menimbulkan bahaya bagi kehidupan di bawah Laut karena secara umum Gas Sulfida memiliki sifat asam, dan bila bercampur dengan air laut atau garam yang ada dalam kandungan air laut, maka gas ini bisa berbahaya bagi makluk hidup yang ada di laut, namun tidak berbahaya bagi manusia. Kendati demikian, fenomena alam Sungai di dalam Laut ini merupakan bagian dari Vulkanologi atau studi tentang gunung berapi, lava, magma dan frnomrna geologi yang berhubungan. Demikian seperti yang diakui Suharna.

“Di Indonesia memang belum pernah terjadi, namun sangat mungkin fenomena itu terjadi karena hal itu merupakan fenomena alam, dan sejauh ini peneliti tentang Sungai bawah laut belum selesai, dan masih melakukan pemetaan tematik.” Jelasnya.

Mengenai benar tidaknya dan bagaimana fenomena ini bisa terjadi,  hanya Allah yang Maha Tahu. Dalam Al-Qur’an Al Karim Allah SWT berfirman :

“ Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan) ; yang ini lagi tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit ; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang mengahalangi. “ (QS Al Furqaan : 53)

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. “ ( QS Ar – Rahman : 19-20)

Maha benar Allah yang Maha Agung.