Menelurusuri Keindahan Pulau Komodo

Siapa yang tak mengenal Pulau Komodo? Namanya semakin menggema setelah Taman Nasional Komodo di jagokan sebagai finalis “New Seven Wonders of Nature” pada tahun 2009  dan pada pengumuman sementara tanggal 11 Nopember 2011 masuk dalam daftar pemenang melawan pesaing-pesaing beratnya dari berbagai negara.

Pulau Komodo merupakan habitat asli hewan Komodo (Varanus Komodoensis), jenis reptil purba yang merupakan kadal terbesar didunia . Pulau Komodo juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah pusat, dan karena hal itulah pulau ini diterima sebagai situs warisan dunia UNESCO ( United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization ) bersama dengan Pulau Rinca, Pulau Padar dan Gili Motang.

Letak Pulau komodo

Secara administratif Pulau Komodo terletak di Kepulauan Nusa Tenggara dan termasuk dalam wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai barat, provinsi Nusa tenggara Timur. Tepatnya, wilayah ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur dan berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pada tahun 2009 dari 2500 ekor komodo yang terdapat di kawasan Taman nasional Komodo, Pulau Komodo sendiri menyumbang sekitar 1300 dan sisanya terdapat di Pulau Rinca dan Gili Motang.

Fauna Darat

Selain Komodo, terdapat beberapa jenis reptil lain yang menghuni Pulau Komodo yaitu diantaranya

  • Spesies ular

Jenis ular yang sering dijumpai di Pulau Komodo antara lain, Naja naja sputatrix (termasuk dalam jenis cobra), Russel’a pit viper (Vipera russeli), dan ular hijau berbisa (trimeresurus albolabris).

  • Spesies kadal

Skink (Scinidae), Tokek (Gekkonidae), Kadal tak bertungkai (Dibamidae) dan biawak (Varanidae).

  • Spesie katak

Bullfrog Asia (Kaloula baleata), oreophyne jeffersoniana, dan Oreophyne darewskyi.

  • Spesies burung

Burung merupakan salah satu spesies utama disini. Salah satunya terdapat scrubfowl berkaki jingga (Megapodius reinwardti) burung yang hidup di darat.  Ada 27 spesies burung di padang rumput Savvana yang dapat anda amati disini Geopelia striata dan Streptopelia chinensis adalah spesies yang paling sering ditemui. Ada juga 28 spesies burung lainnya, namun yang paling sering ditemui antara lain philemon buceroides, Ducula aenea, dan Zosterops Chloris.

  • Mamalia

Sedangkan hewan mamalia yang menjadi mangsa utama Komodo meliputi rusa timor (cervus timorensis), kuda (Equua sp), kerbau (Bubalus bubalis), babi jantan hutan (Sus scrofa vittatus), beruk ekor panjang (Macaca fascicularis), musang palem (Paradoxurus hermaphrodites lehmanni), tikus yang hanya terdapat di pulau Rinca (Rattus rintjanus), dan kelelawar buah.

Asal nama Pulau Komodo

Pada tahun 1910 orang Belanda menamai wilayah ini dengan julukan Pulau komodo. Nama ini berawal dari laporan pasukan Belanda mengenai adanya hewan besar yang menyerupai naga di Pulau tersebut. Kemudian Letnan Steyn van Hens Broek membunuh seekor Komodo dan membawanya ke Museum and Botanical Bogor untuk dilakukan penelitian. Kemudian pada tahun 1912, Peter Ouwns, direktur Museum Zoologi di Bogor menerbitkan paper tentang komodo setelah menerima foto dan kulit reptil ini. Pada tahun 1926 W. Douglas Burden melakukan ekspedisi ke Pulau Komodo karena terdorong untuk meneliti reptil ini lebih dalam.

Ia kembali dengan membawa 12 spesimen yang di awetkan dan 2 ekor Komodo hidup. Hingga kini tiga dari spesimen yang di dapat W. Douglas Burden di bentuk kembali menjadi hewan pajangan dan disimpan di Museum Sejarah Alam Amerika. W. Douglas Burden adalah orang pertama yang memberikan nama “Komodo dragon” kepada hewan ini.

Wisata Bawah Laut

Anemon Pulau Komodo

Selain terkenal dengan habitat fauna daratnya yang menakjubkan, Pulau Komodo juga memiliki keindahan bawah laut yang tidak diragukan lagi. Tak herankan jika banyak diver yang memilih Pulau Komodo sebagai tujuan utama penyelaman.

Pulau Komodo merupakan rumah bagi ebih dari 1000 spesies ikan dan 250 jenis karang pembentuk terumbu karang. Biota laut yang masuk dalam spesies ikan antara lain lion fish, ikan pelagis besar, barakuda, marlin, ekor kuning, kakap merah, baronang, dan lain-lain.

Selain itu, Pulau Komodo juga menawarkan berbagai pengalaman diving antara lain, penyelaman arus tegangan tinggi, penyelaman hanyut lembut, tebing penyelaman di sepanjang dinding warna, penyelaman di sekitar batu-batu yang monumental, penyelaman gua, terumbu berwarna-warni, dan lereng pasir penyelaman kedua yang terdiri dari pasir hitam dan putih.

Selama kita menyelam, kita juga akan dimanjakan dengan pemandangan manta, 18 spesies cetacean, hiu paus, duyung, penyu hijau dan penyu sisik, anemon yang unik dan masih banyak lagi.

Mari kita jaga dan lestarikan alam yang ini sobat…. Indonesia pasti bisa menjadi Paradise of World….